PERKEMBANG UKM DI INDONESIA BAG.2

hi… teman!! bertemu lagi nih hhe.. (n__n) kali ini saya akan melanjutkan “Perkembangan UKM di Indonesia Bag.2” tentang HAMBATAN UKM di INDONESIA. silahkan dibaca (n__n)

                                                  HAMBATAN UKM di INDONESIA

 

Kita mengetahui bahwa peran dari UKM jumlahnya sangat mendominasi dalam meningkatkan struktur perekonomian Indonesia. Namun, kesadarn dari individu kita sendiri yang kurang untuk mau menindaklanjuti kewirausahaan dengan sungguh-sungguh. UKM yang sebagai landasan yang kokoh dalam pembangunan ekonomi nasional malah justru kurang mendominasi. Lihat saja, banyak sekali investor-investor asing yang lebih menguasai pembangunan ekonomi nasional kita. Sebagai contoh, efek domino krisis keuangan Amerika Serikat telah sampai ke pelosokdesa kita dan menghancurkan patron ekonomi desa. Seperti harga TBS (tandan buah segar) dan CPO merosot tajam sampai nilai Rp.150/kg yang sebelumnya rata-rata diatas Rp.2000an/kg. dilain pihak harga downstream produknya seperti minyak goreng, margarine dan produk turunan lainnya yang dikuasai pemodalbesar relatif stabil dan bahkan cenderung naik. Akibatnya sangat berbahaya, bila kita terus membiarkan terjadinya ketidakpekaan dan ketidakpedulian pemimpin kita yang selalu salah mengatasi krisis itu. Sehingga mempengaruhi angka pengangguran/kemiskinan yang terus meningkat dan mendorong antagonisme social yang semakin mendekat kepermukaan. Selain itu, akan berdampak pada kelesuan ekonomi Indonesia bisa berkepanjangan dan lebih parah lagi apabila ekonomi dunia sudah kembali bangkit, namun sektor riil Usaha Kecildan Menengah (UKM) kita sudah terlanjur punah. Justru pada saat kita akan melaksanakan Asian Economic Integration pada tahun 2015 dan pemenuhan 8target MDGs/Millenium Development Goals. Sebab salah satu bagian penting dari  tatanan ekonomi moderen yang sehat adalah persaingan yang adil belum terwujud.Menyikapi hal tersebut diatas, sudah saatnya pemerintah lebih aktif, berani dan tulus untuk mengambil keputusan politik UKM´ yaitu sebuah keputusan politik yangbenar-benar mampu mengamankan kebijakan nasional untuk membangun modal sosial (social capital) bangsa agar pelaku UKM (petani-nelayan dan pedagang )Indonesia dapat dijamin mendapatkan haknya untuk maju secaraberkesinambungan dalam kondisi kehidupan yang mengandung unsur-unsur akhlakdan budipekerti, kebebasan, kebahagiaan dan keamanan yang mencakup spectrum kemanusiaan yang luas. Bukan sampai sini hambatan bagi perkembangan UKM di Indonesia. Kekhawatiran terbesar saat ini muncul ketika ACFTA telah resmi diberlakukan, danpesaing Indonesia bukan hanya China semata, melainkan juga termasuk negara Asean lainnya yang telah mengedepankan teknologi bagi kegiatan KUMKM-nyaseperti Vietnam, Laos dan Thailand. Tidak hanya dengan Negara ASEAN, namun juga Indonesia juga harus menghadapi India-AFTA, atau Australia-Selandia Baru- AFTA, hal tersebut sudah pasti menjanjikan peluang peningkatan kesejahteraan.Namun, Indonesia belum beruntung kalau kesiapan tidak dibangun. Apalagi,menghadapi lawan dagang seperti China yang sudah berada jauh di depan.Namun juga tidak semua bidang usaha masih menggunakan cara atau peralatan tradisional. Beberapa bidang usaha telah mulai menggunakan teknologi modernuntuk menjalankan usahanya, seperti produksi makanan. Sosialisasi yang dilakukan juga cukup berhasil, meskipun belum besar pengaruhnya. Apalagi akhir-akhir ini juga telah bermunculan mesin-mesin produksi hasil karya anak bangsa alias produk dalam negeri. Selain harganya yang lebih terjangkau oleh kalangan menengah kebawah, mesin-mesin tersebut juga memiliki kualitas yang tidak kalah dngan produk luar negeri. Hal tersebut mendorong beberapa petani serta produsen untuk mulai menggunakan teknologi modern untuk proses pertanian sertaproduksinya. Sehingga produksi tani serta pangan juga mulai mengalamipeningkatan, baik dalam hal kuantitas maupun kualitasnya.

 

Itulah sebuah hambatan yang mampu membuat UKM  di Indonesia semakin lesu dan hamper punah. Butuhnya penyokong-penyokong dana dari pemerintah serta butuhnya kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang mendukung para UKM di Indonesia agar semakin berkembang dan terus bertambah tingkat pertumbuhan UKM-UKM di Indonesia.

Nah, Demikian “Perkembangan UKm di Indonesia” tentang “Hambatan UKM di indonesia. nah, mau tahu apa solusi dari hambatan-hambatan tersebut?? Nantikan ya di “Perkembangan UKM di Indonesia bag.3”

Sumber : Saya ucapkan terima kasih kepada Dhiki Bagus Rianda dari Universitas Negeri Yogyakarta. atas data-data beliau, saya bisa melakukan penulisan saya. Terima kasih (n__n)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s